Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Raffi Ahmad Disindir Pandji Pragiwaksono, Merry Ahmad Langsung Bantah: Aku Saksi Hidupnya


Rumor lama soal Raffi Ahmad kembali menyeruak ke permukaan. 

Kali ini, pemicunya datang dari sebuah panggung komedi yang tak disangka-sangka.

Stand up comedyshow Mens Rea milik Pandji Pragiwaksono yang tayang di Netflix mendadak menjadi bahan perbincangan hangat publik. 

Materi yang dibawakan Pandji dinilai menyentil isu sensitif yang berkaitan dengan kekuasaan dan uang.

Dalam salah satu segmennya, Pandji membahas kisah seorang jenderal polisi yang disebut-sebut terlibat bisnis narkoba. 

Angka yang disebut pun fantastis, mencapai Rp100 miliar.

Menurut Pandji, uang sebesar itu tentu tidak mungkin dibiarkan mengendap begitu saja. Ia menyebut, dana tersebut harus diputar agar tak menimbulkan kecurigaan.

Pandji kemudian menjelaskan bahwa uang itu konon dialihkan ke berbagai lini bisnis. 
"Biar gampang komunikasinya, biar gampang jaga duitnya, sebisa mungkin 10 bisnis itu punya satu orang," celetuk Pandji Pragiwaksono.

"Raffi Ahmad? Apaan sih lu. Lu gila ya? Kok Raffi Ahmad, woi temen gue itu," sambung Pandji menuduh salah satu penonton yang mengatakannya.

Pernyataan Pandji kemudian direspons oleh Balqis Humaira, seorang aktivis dan selebgram asal Riau, dengan pernyataan menggelitik.

"Raffi Ahmad itu mungkin gak pernah *****, tapi yang paling jelas dia nyuci perasaan lo biar gak curiga sama adegan gelap negara," tulisnya.

Pernyataan Balqis itulah yang dikritisi pengguna Instagram bernama Galih Ramadhan .

Konten Galih Ramadhan yang membela Raffi Ahmad pun dikomentari Merry Ahmad.

"Raffi Ahmad perjuangan kerjanya itu dari dia kecil sampai besar. Job dia itu nggak pernah habis. Yang gimana kalau bisa, perlu, dia kerja 24 jam," ujar Galih dalam konten yang dibagikannya pada Sabtu, 3 Januari 2026.

"Mbak pernah ngerasain nggak, yang namanya nggak mandi di rumah? Tidur di jalan, bukan tidur di kasur? Di mobil sayang. Karena apa? Pekerja keras. Bisnis dia juga banyak. Terus apalagi, Mbak? Janganlah kau nyinyir-nyinyir seperti itu. Nanti orang mikirnya kayak.. suruhan siapa sih mbak?" katanya.

Merry Ahmad yang diketahui sudah bekerja kepada Raffi Ahmad sejak 2003 membenarkan pernyataan Galih.

"Betul banget dan aku saksi hidupnya," komentar Merry. 

Posting Komentar

0 Komentar

aaaaa