Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Kaget tau asisten raup Rp150 juta per bulan dari endorse, Sambil Bercanda Raffi Ahmad Minta Jatah


Raffi Ahmad baru-baru ini mengajak dua asisten di rumahnya, Sensen dan Merry, untuk bincang-bincang di acara podcast. Dalam kesempatan tersebut, Sensen mengaku pernah dituding 'mengkhianati' Raffi Ahmad selaku atasannya. Peristiwa ini bermula dari gimik endorse yang ia lakukan.

Sensen yang sedang melakoni gimik mengeluh saat itu dituding sedang menyindir Raffi Ahmad. Akibat kejadian ini, akun Instagram milik Sensen di-report massal oleh netizen hingga hilang.

"Suruh gimik seolah-olah mengeluh keluh kesah. Keluh kesahnya sebenanrya bukan sama Bos. Tapi orang-orang langsung nyerang 'Enggak tau diri lu! Ini lah itu lah'. Untung hatinya udah terbuat dari baja. Cuman kok lama kelamaan kok makin enek ya," ungkapnya dilansir dari kanal YouTube Rans Entertainment pada Rabu (9/9/21).

"Kalau sampe bawa-bawa orang tua tuh udah fatal. Paling menyedihkan adalah ketika mereka bilang 'Gue sumpahin lo orang tua lo meninggal!'."

Tak hanya itu, Sensen mengakui kalau penghasilannya dari endorse bisa mencapai Rp150 juta per bulan jika sedang banyak tawaran. Saat hari atau normal, Sensen mampu meraup minimal Rp70 juta per bulan. Dengan penghasilan tersebut, Sensen sudah bisa membeli mobil hingga rumah untuk orang tuanya.

"150 (juta sebulan)… normal Rp70 juta."

Kaget mendengar nominal yang fantastis, Raffi Ahmad berkelakar akan memotong penghasilan Sensen dari endorse sebanyak 20%. Namun, suami dari Nagita Slavina tersebut hanya bercanda.

"Gue lupa harus ada potongan manajemen karena lu kan pakai nama Raffi Ahmad. Ada potongan tuh 20%."

Sementara itu, Merry yang juga merupakan asisten Raffi Ahmad mengaku penghasilannya tak sebanyak Sensen. Bahkan, Merry pernah menjadi korban endorse penipuan. Kini lebih selektif memilih produk endorsement.

"Bos, namanya di kampung kan, pengeluaran di kampung banyak. Terus nyampe sini, ada orang nawarin endorse, yaudah lah. Biasanya enggak pernah gue nerima endorse yang kayak gitu, eh gue nerimalah… 'Dia bilang, 'pesannya dimatiin ya, biar fokus'. Engak ah, kok ada komentar dimatiin? Aku pantau aja komentarnya. Nanti kalau ada komentar yang enggak jelas, langsung aku take down ya. Padahal cuma itungan menit doang loh itu, tapi yang ketipu udah banyak."

Posting Komentar

0 Komentar

aaaaa